Sengketa Pilkades Belum Usai, Ribuan Warga Datangi Komplek Pemda Bekasi

CMedia Group, Cikarang Pusat-Ribuan warga kembali mendatangi Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (17/9/2018) pukul 11.00 WIB, mereka merupaka perwakilan dari 7 Desa.

Menurut jadwal, mereka berencana menggelar demo 3 lokasi yaitu di Kantor Bupati, Kantor DPRD Kabupaten Bekasi dan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Akan tetapi, polisi yang telah bersiaga dua jam sebelumnya bersama Satpol PP menutup gerbang utama Kompleks Pemkab sehingga massa tidak dapat masuk.

Suasana sempat memanas, massa mendesak agar masuk. Salah satu alasan mereka karena aksi itu telah berizin. Salah satu mobil komando didekati gerbang. Perwakilan massa berorasi secara bergantian.

“Masuk!” teriak salah seorang demonstran wanita bertopi dan menutup mulutnya dengan masker. Tak lama ia melempar botol air mineral yang masih setengah isi ke arah dalam gerbang dan mengenai petugas Satpol PP.

Lemparan serupa terlontar dari arah massa untuk kali kedua. Terhitung ada 6 kali lemparan dari massa ke arah petugas, sementara petugas hanya membalas lempar sekali.

“Kompleks Pemkab Bekasi kita bangun bersama menggunakan uang kita. Ketika kami ingin silaturahmi kenapa ditutup? Kami perwakilan 16 desa yang Pilkades bermasalah diterima atau tidak?” kata seorang orator dari atas mobil komando.

Warga Desa Sumber Jaya membawa keranda mayat dan 2 pocong sebagai tanda demokrasi di Kabupaten Bekasi sudah mati.

“Apakah ini demokrasi? Artinya demokrasi di Kabupaten Bekasi telah mati karena ulah oknum tidak bertanggung jawab,” kata Hartono Amani, orator dari Sumber Jaya.

“Kenapa kami warga Kabupaten Bekasi datang untuk meminta keadilan? Kami meminta pelantikan ditunda. Hari ini Pemkab harus tanggung jawab,” sambungnya.

Massa juga sempat menggoyang-goyangkan pagar. Usai 5 perwakilan tiap desa diperbolehkan masuk. Tensi menurun.

Putusan DPMD Kabupaten Bekasi terbit pada hari ini, namun belum dapat dipastikan waktunya. Putusan itu akan menentukan sengketa pelaksanaan Pilkades di 21 dari 154 desa.

Sebagian besar desa meminta Pilkades digelar ulang, seperti Desa Sumber Jaya, Setia Darma, Karang Sari, Suka Darma, Karang Harja dan lainnya. (sumber : Gobekasi)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *