Ditemukan Pungli Penerbitan SKCK, di Pilkades Kabupaten Bekasi

CMedia Group,  Cikarang – Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi, di cedrai dengan Pungutan Liar dengan adanya ( PUNGLI ), dalam pengurusan SKCK di Polres Bekasi, Idris Sardi Ketua Forum Peduli Pilkades Kabupaten Bekasi menagih janji  Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) untuk mengawasi semua layanan publik di kepolisian, termasuk layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Idris Sardi mengatakan, pihaknya sebagai calon Kepala Desa yang juga mengurus SKCK dalam pencalonan dirinya di Pilkades Karang Sentosa Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, Idris Sardi meminta kepada Kapolri, untuk menindak tegas anggotanya yang terbukti melakukan pungutan liar dalam proses penerbitan SKCK pada calon kepala Desa di 154 Desa, jika satu Desa 2 orang  sampai 5 perorangnya Rp.1.500,000,- sampai Rp.2.000.000-. “Apalagi yang masih menjabat silahkan tanya langsung aja berapa di minta. Wah banyak deh itu polres dapetnya.”ujar Idris.

“Kita tunggu saja sanksi yang di jatuhkan bisa administrasi, bisa pelanggaran kode etik, bisa pelanggaran disiplin, termasuk pidana kalau terbukti melakukan pungutan liar,” ujar Idris Sardi, Sukatani, Senin (6/8/2018).

Saya berharap sanksi tegas akan diberikan Polri menyusul adanya temuan dari pengakuan calon kepala Desa terkait dugaan pelanggaran administrasi atau maladministrasi yang dilakukan oleh petugas kepolisian dalam proses penerbitan SKCK.

Padahal, menurut Kepala Badan Intelijen dan Keamanan ( Kabaintelkam) Polri Komjen Lutfi Lubihanto, biaya resmi penerbitan SKCK hanya Rp 30.000.

Polri sudah meminta agar seluruh jajarannya di daerah wajib memasang pengumuman biaya resmi dan syarat-syarat pembuatan SKCK. Hal ini penting agar masyarakat tidak kebingungan mengurus SKCK.

Selain itu, seluruh jajaran Polri dari pusat hingga daerah juga diminta untuk memasang pengumuman SKCK di website masing-masing sehingga memudahkan masyarakat. (Heru)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *