Palsukan AJB Staff Ahli Bupati Di Tangkap Polda Metro Jaya

CMedia Group, Bekasi-Staff ahli Bupati Bekasi berinisial Herman Sujito (HS) di tangkap Tim Polda Metro Jaya karena terlibat dalam pemalsuan jual beli tanah di wilayah Kecamatan Tarumajaya. HS diamankan bersama 9 tersangka lainnya dengan barang bukti 163 AJB palsu dan terancam di jerat hukuman penjara selama 6 tahun.

Penangkapan HS karena sebelumnya yang bersangkutan adalah Camat sekaligus selaku Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) sebelum di ganti pada tanggal 30 desember 2011. Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang di konfirmasi terkait terjeratnya HS selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkuntan Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan jabatan tinggi pratama (II B) mengatakan sudah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Uju untuk menindaklanjuti persoalan yang menjerat HS sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya sudah perintahkan pa Sekda untuk menindaklanjuti permasalahan yang menjerat HS,” ucapnya kepada awak media melalui WhatsApp, Rabu (05/09).

Sampai berita di turunkan, Kepala Badan Pendidikan Pelatihan Kepegawaian Daerah (BPPKD) Kabupaten Bekasi, Oded S Yahya belum juga merespon sms, tlp, maupun Wash Up mesengger (WA) yang di kirim terkait masalah Staff Ahli HS yang di tangkap Polda Metro Jaya atas Mafia Tanah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas BPPKD, Hanif Zulkifli hanya menjawab bahwa itu bukan ranahnya untuk menjawab yang disampaikan.”Lebih baik tanyakan langsung saja sama pa sekda karena beliau yang lebih punya kewenangan,” tandasnya.

Kasus ini pun menjerat Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Cabang Kabupaten Bekasi, Agus Sofyan yang juga Kepala Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya-Kabupaten Bekasi yang juga di tangkap Tim Polda Metro Jaya.

Salah seorang warga bernama wawan membenarkan penangkapan Kades Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya oleh pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya “Iyah Benar bang, informasinya Kades di jemput sama kepolisian dari Polda,” ungkapnya, Rabu (05/09)

Penangkapan Agus Sofyan oleh tim dari Polda Metro Jaya didasari atas laporan korban penipuan atau penggelapan tanah, dimana waktu itu agus menjabat sebagai Sekretaris Desa (sekdes) Segara Makmur.

Sementara itu, Jaut Sarjawinata Sekretaris Jendral (Sekjen) APDESI Cabang Kabupaten Bekasi mengaku tidak tahu sama sekali soal penangkapan ketua Apdesi Agus Sofyan.

“Bahkan kalaupun ada, pastinya sudah ada kabar dari teman-teman kepala desa yang ngabarin ke saya,” ujarnya

“Saya sendiri belum tahu soal penangkapan ketua Apdesi, dan ini saja baru tahu dari anda berita penangkapan beliau,” lanjutnya

Jaut menambahkan, soal bantuan Hukum untuk ketua Apdesi tergantung permintaan yang bersangkutan apabila memang memerlukan pendampingan hukum pada saat proses.

“Apdesi ada LBH sendiri, namun soal bantuan hukum tergantung beliaunya mau atau tidak di dampingi,” tandasnya. (Sumber:NB)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *