Diduga Ada Jaringan Suap, Bawaslu Jabar Menjadi Sorotan Publik

Metrobekasikabupaten.com, KABUPATEN BEKASI – Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi KPK Kabupaten Bekasi dalami atas dugaan suap ditubuh  penyelenggara Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat, hal ini seperti dikatakan Anwar Soleh, kepada awak media  kamis (31/5/18) diruang kerjanya. Berdasarkan informasi dan beberapa berkas data atau dokumen yang kami miliki, ternyata dugaan tersebut semakin kuat dan semakin mencuat kepermukaan, pasalnya,! proses pada pencalonan untuk menjadi Komisioner baik Kabupaten atau Kota, ternyata dikotori oleh oknum Komisioner Bawaslu Jawa Barat pada rekrutmen sebelumnya, padahal dalam proses tersebut telah di ambil alih oleh Tim Seleksi (timsel) namum peran aktif Komisioner Bawaslu Jawa Barat dalam hal ini, mendominasi para peserta yang mencalonkan diri, lolos atau tidak lolosnya.

Hal ini sangat menarik dan menjadi perhatian serius Lembaga KPK, “segera kita layangkan surat kepada Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu DKPP.”

Diketahui bersama, bahwa bulan ini sedang berjalan proses penjaringan pejabat Bawaslu Jawa Barat dan menyusul Bawaslu Kabupaten atau Kota. “Sungguh memalukan adanya gratifikasi yang mencenderai bagi korps penyelenggara Pemilu.” Terlebih lagi, Bawaslu sedang menggalakkan gerakan tolak “money politic’ dan peningkatan integritas jajaran penyelenggara Pemilu,” Lembaga KPK sangat menyayangkan atas kinerja Bawaslu Jawa Barat yang diduga kuat telah melakukan perbuatan yang sudah jelas melanggar kode etik, tentunya dugan kuat ini kemungkinan besar sudah terstruktur dan masif.

Dengan kejadian tersebut, kita harus putus mata rantainya, agar kedepan dalam rekrutmen para calon pejabat Bawaslu, baik ditingkat Provinsi, Kabupaten atau Kota, benar benar yang benar benar memiliki integritas yang tinggi, agar dapat menjaga amanah undang undang kepemiluan, terang Anwar.

Masih dikatakannya, Tim Seleksi Bawaslu Jabar pastinya harus lebih selektif didalam penjaringan para pejabat Publik, yang tentunya dari merekalan akan lahir para pejabat Pemerintahan baik Eksekutif maupum Legislatif yang bersih, jujur dalam menjalankan amanah, dan terbebas dari KKN. (red)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *